Android gw kok sering muncul pesen “SD card removed” ? trus kalo maen game tiba-tiba nge-close sendiri,  itu kenapa ya?

Keluhan diatas akhir-akhir ini sering saya dengar dan sejujurnya saya  sendiri pun dulu juga pernah mengalami hal yang sama seperti Anda :D , ok disini saya akan mencoba menjelaskan  semudah  mungkin sehingga penggiat IT ataupun yang buk anpenggiat IT dan yang sudah punya Smartphone Android ataupun anda yang blm memiliki Smartphone Android  bisa mengikuti artikel ini.

Pesan “SD Card Removed ? “ Disebabkan karena Bottleneck transfer data dari internal memori (yang berisi OS Android) ke External Memori (SD Card).

Bottleneck???  Bottleneck kan artinya Leher Botol? ya, tepat sekali, Bottleneck transfer data yang terjadi di Smartphone  anda bisa diibaratkan seperti jalan tol, banyak data yang masuk/keluar tapi pintunya sedikit.

Terdapat 2 pintu masuk tol, 1 mobil yang masuk ke pintu tol membutuhkan waktu 1 detik. jadi kalau ada 10 mobil yang melewati pintu tol tersebut akan memakan waktu 5 detik saja.

10 mobil / 2 pintu masuk = 5 detik

Bagaimana jika terdapat 100 mobil yang datang bersamaan melewati pintu tol tersebut?

100 mobil / 2 pintu masuk = 50 detik

Tol tersebut mampu menangani 50 detik

Nah yang terakhir, bagaimana jika terdapat 750 mobil yang datang bersamaan tiap detik nya? tentu antriannya akan panjang dan akan membutuhkan waktu yang sangat-sangat-sangat-sangaaatttt lama sekali dan inilah yang dimaksud Bootleneck.

Kejadian diatas mirip-mirip dengan apa yang terjadi di dalam Android anda, ketika anda bermain “Angry Birds” ataupun “Need For Speed Shift”, Operating System Android anda memberikan sejumlah ‘Peritah’ Read/Write ke Micro SD, Jika micro SD tidak mampu melaksanakan perintah sang majikan, maka micro SD akan kelebihan muatan dan mengakibatkan applikasi crash, dan mau tidak mau anda harus me-reboot Android anda dan berharap semoga Micro SD anda bisa bangkit kembali.

Masih bingung dengan penjelasan yang terlalu singkat?? ok saya akan berikan contoh yang lebih membingungkan lagi, ingat hanya contoh lho karna kejadian aslinya tidak seperti ini.

Anda memiliki Micro SD dengan kecpatan maksimum transfer data  2 MB/s Ketika anda bermain “Angry Birds” maka Operating System Android anda akan memberikan 4 perintah per detik ke Micro SD anda yang masing-masing perintah membutuhkan 1 MB (total = 4 MB/s karna ada 4 perintah),

Android  : “Hei Mikro SD, saya mau akses game Angry Birds (1), tampilkan Background (2), Animasi Burung (3), dan suara kicauan
burung (4)”
—> Android memberikan 4 perintah per detik kepada Micro SD

Micro SD : ” Akses game Angry Birds selsai (1), tampilkan Background Selsai (2)” —> 4 perintah yang diberikan hanya 2 yang baru dikerjakan.

Android  : “Tampilkan tombol “Play” (5), tampilkan menu level (6)” —> Android menambahkan 2 Perintah lagi (5) & (6)

Micro SD : “Animasi Burung (3) selsai, suara kicauan burung selsai (4)” —> Sangat disayangkan, Micro SD baru mengerjakan perintah ke (3) dan ke (4).

Inilah yang menyebabkan game anda terasa lambat ketika anda sedang memainkannya, dan jika anda memaksakan diri dengan memainkan Game High Definition seperti NFS Shift, Guitar Hero dan kawan kawan sejenisnya maka jangan heran jika muncul pesan “SD card removed”, dan mungkin yang lebih parah lagi Micro SD Anda akan cepat rusak. :(

Untuk mengatasi masalah tersebut prudusen SD Card yang tergabung dalam SD Association seperti Canon, Compaq, Hewlett Packerd, Nec, SandDisk Corp, dkk  membuat Speed Class Rating pada Micro SD yang dibagi menjadi 2 yaitu Speed Class & UHS Speed Class, tujuan utamannya bukan sekedar memperbaiki masalah diatas saja, tapi lebih masalah yang lebih kompleks seperti, SD Video Recording, HD ataupun Full HD Video Recording, ataupun Real-time Broadcast Recording dalam skala besar.

1. Speed Class
Speed Class terdiri dari 4 macam yaitu, Class 2, 4, 6, dan 10 , nilai 2, 4, 6 dan 10 ini di ambil berdasarkan nilai rata-rata tertinggi kecepatan transfer SD Card tersebut.

  • Class 2    =  2 MB/s
  • Class 4    = 4 MB/s
  • Class 6    = 6 MB/s
  • Class 10 = 10 MB/s

2. UHS Speed Class
Untuk keperluan yang Read/Write yang sangat cepat, UHS Speed Class saat ini  yang baru saya ketahui adalah UHS-II yang mampu melakukan transfer data sampai 300 MB/s, dan UHS-I mampu mentrasfer data sampai 104 MB/s. ( untuk yang satu ini saya hanya baru membaca teorinya saja, saya sama sekali belum pernah mencicipi UHS ini :( )

UHS Speed Class
UHS Speed Class

Lalu bagaimana cara mengetahui Class SD Card yang dijual dipasaran? ataupun bagaimana cara mengetahui Class SD Card yang sudah terpasang di Android anda?

Saat anda membeli SD Card (Micro SD, Mini SD ataupun SD Card) pastikan anda melihat angka 10 dan informasi kecepatan Read & Write sesuai Class pada kemasan, pada gambar dibawah ini adalah Micro SD 8 GB Merk Team Class 10, jika tidak ada informasi Class ataupun informasi kecepatan Read & Write maka Class tersebut adalah Class 2.

Team - Micro SD 8 GB Class 10

Jika anda pengguna Android dan ingin mengetahui Speed Class Micro SD Anda, Anda bisa menggunakan Applikasi SD Card Speed Test yang bisa anda download disini instal applikasi tersebut dan jalankan.Berikut ini screenshoot hasil Speed Test Micro SD yang tertanam pada Android yang saya miliki.

Testing Read Speed
Testing Read Speed

Testing Write Speed
Testing Write Speed
SD Card Speed Test
SD Card Speed Test

Jadi, solusi dari problem “SD card removed” adalah Anda harus mengganti SD-Card dengan Class yang lebih tinggi, recommend dari saya adalah Class 6 s/d class 10.

Referensi :

  • http://en.wikipedia.org/wiki/Secure_Digital
  • http://www.allbusiness.com/company-activities-management/company-structures-ownership/6524857-1.html
  • http://www.sdcard.org/consumers/speed_class/
  • http://www.sdxc2.com/UHS-II.htm