Sekedar menyegarkan otak mengenai Ragam Socker Processor mulai dari seri lawas hingga teranyar.

Source : wikipedia

Socket
name
Year of introduction Year of EOL CPU families Package Pin count Pin pitch Bus speed Notes
DIP 1970s Still available Intel 8086
Intel 8088
DIP 40 2.54mm 5/10 MHz
PLCC ? Still available Intel 80186
Intel 80286
Intel 80386
PLCC 68, 132 1.27mm 6–40 MHz
Socket 1 1989 ? Intel 80486 PGA 169 ? 16–50 MHz
Socket 2 ? ? Intel 80486 PGA 238 ? 16–50 MHz
Socket 3 1991 ? Intel 80486 PGA 237 ? 16–50 MHz
Socket 4 ? ? Intel Pentium PGA 273 ? 60–66 MHz
Socket 5 ? ? Intel Pentium
AMD K5
IDT WinChip C6
IDT WinChip 2
PGA 320 ? 50–66 MHz
Socket 6 ? ? Intel 80486 PGA 235 ? ?
Socket 7 1994 ? Intel Pentium
Intel Pentium MMX
AMD K6
PGA 321 ? 50–66 MHz
Super Socket 7 1998 ? AMD K6-2
AMD AMD K6-III
Rise mP6
Cyrix MII
PGA 321 ? 66–100 MHz
Socket 8 1995 ? Intel Pentium Pro PGA 387 ? 60–66 MHz
Slot 1 1997 ? Intel Pentium II

Intel Pentium III

Slot 242 ? 66–133 MHz Celeron (Covington, Mendocino)
Pentium II (Klamath)
Pentium III (Katmai)- all versions
Pentium III (coppermine)
Slot 2 1998 ? Intel Pentium II Xeon Slot 330 ? 100–133 MHz
Socket 463/
Socket NexGen
? ? NexGen Nx586 PGA 463 ? ?
Socket 499 ? ? Alpha 21164A Slot 587 ? ?
Slot A 1999 ? AMD Athlon Slot 242 ? 100 MHz
Slot B ? ? Alpha 21264 Slot 587 ? ?
Socket 370 1999 ? Intel Pentium III
Intel Celeron
VIA Cyrix III
VIA C3
PGA 370 1.27mm[1] 66–133 MHz
Socket 462/
Socket A
2000 ? AMD Athlon
AMD Duron
AMD Athlon XP
AMD Athlon XP-M
AMD Athlon MP
AMD Sempron
PGA 462 ? 100–200 MHz This is a double data rate bus having a 400 MT/s

(megatransfers/second) fsb in the later models

Socket 423 2000 ? Intel Pentium 4 PGA 423 1mm[2] 400 MT/s (100 MHz) Willamette core only
Socket 478/
Socket N
2000 ? Intel Pentium 4
Intel Celeron
Intel Pentium 4 EE
Intel Pentium 4 M
PGA 478 1.27mm[3] 400–800 MT/s (100–200 MHz)
Socket 495 2000 ? Intel Celeron PGA 495 1.27mm[4] ?
PAC418 2001 ? Intel Itanium PGA 418 ? 133 MHz
Socket 603 2001 ? Intel Xeon PGA 603 1.27mm[5] 400–533 MT/s (100–133 MHz)
PAC611 2002 ? Intel Itanium 2
HP PA-8800, PA-8900
PGA 611 ? ?
Socket 604 2002 ? Intel Xeon PGA 604 1.27mm[5] 400–1066 MT/s (100–266 MHz)
Socket 754 2003 ? AMD Athlon 64
AMD Sempron
AMD Turion 64
PGA 754 1.27mm[6] 200–800 MHz
Socket 940 2003 ? AMD Opteron Athlon 64 FX PGA 940 1.27mm[7] 200–1000 MHz
Socket 479 2003 ? Intel Pentium M
Intel Celeron M
PGA 479[8] ? 400–533 MT/s (100–133 MHz)
Socket 939 2004 11/2008 AMD Athlon 64
AMD Athlon 64 FX
AMD Athlon 64 X2
AMD Opteron
PGA 939 1.27mm[7] 200–1000 MHz Support of Athlon 64 FX to 1 GHz
Support of Opteron limited to 100-series only
LGA 775/
Socket T
2004 ? Intel Pentium 4
Intel Pentium D
Intel Celeron
Intel Celeron D
Intel Pentium XE
Intel Core 2 Duo
Intel Core 2 Quad
Intel Xeon
LGA 775 1.09mm x 1.17mm[9] 1600 MHz
Socket 563 ? ? AMD Athlon XP-M PGA 563 ? ?
Socket M 2006 ? Intel Core Solo
Intel Core Duo
Intel Dual-Core Xeon
Intel Core 2 Duo
PGA 478 ? 533–667 MT/s (133–166 MHz) For notebook platform
Replaces Socket 479
LGA 771/
Socket J
2006 ? Intel Xeon LGA 771 1.09mm x 1.17mm[10] 1600 MHz
Socket S1 2006 ? AMD Turion 64 X2 PGA 638 1.27mm[11] 200–800 MHz
Socket AM2 2006 ? AMD Athlon 64
AMD Athlon 64 X2
PGA 940 1.27mm[7] 200–1000 MHz Replaces Socket 754 and Socket 939
Socket F 2006 ? AMD Athlon 64 FX
AMD Opteron
LGA 1207 1.1mm[12] ? Replaces Socket 940
Socket AM2+ 2007 ? AMD Athlon 64
AMD Athlon X2
AMD Phenom
AMD Phenom II
PGA 940 1.27mm[7] 200–2600 MHz Separated power planes
Replaces Socket AM2
AM2+ Pkg. CPUs can work in Socket AM2
AM2 Pkg. CPUs can work in Socket AM2+
Socket P 2007 ? Intel Core 2 PGA 478 533–1066 MT/s (133–266 MHz) For notebook platform
Replaces Socket M
Socket 441 2008 ? Intel Atom PGA 441 ? 400–667 MHz
LGA 1366/
Socket B
2008 ? Intel Core i7 (900 series)
Intel Xeon (35xx, 36xx, 55xx, 56xx series)
LGA 1366 4.8-6.4 GT/s Replaces server-oriented Socket J (LGA 771) in the entry level.
Socket AM3 2009 ? AMD Phenom II
AMD Athlon II
AMD Sempron
PGA 941[13] 1.27mm[7] 200–3200 MHz Separated power planes
Replaces Socket AM2+
AM3 Pkg. CPUs can work in Socket AM2/AM2+
Sempron 140 Only
LGA 1156/
Socket H
2009 ? Intel Core i7 (800 series)
Intel Core i5 (700, 600 series)
Intel Core i3 (500 series)
Intel Xeon (X3400, L3400 series)
Intel Pentium (G6000 series)
Intel Celeron (G1000 series)
LGA 1156 ? 2.5 GT/s DMI bus is a (perhaps modified) PCI-E x4 v1.1 interface
Socket G34 2010 ? AMD Opteron (6000 series) LGA 1974 ? 200–3200 MHz Replaces Socket F
Socket C32 2010 ? AMD Opteron (4000 series) LGA 1207 ? 200–3200 MHz Replaces Socket F, Socket AM3
LGA 1248 2010 ? Intel Intel Itanium 9300-series LGA 1248 ? 4.8 GT/s
LGA 1567 2010 ? Intel Intel Xeon 6500/7500-series LGA 1567 ? 4.8-6.4 GT/s
LGA 1155/
Socket H2
2011/Q1 ? Intel Sandy Bridge-DT LGA 1155 ? 5 GT/s Supports 20 PCI-E 2.0 lanes.
LGA 2011/
Socket R
Future (2011/Q3) ? Intel Sandy Bridge B2 LGA 2011 ? 4.8-6.4 GT/s Supports 40 PCI-E 3.0 lanes.
Socket FM1 2011 ? AMD Llano Processor PGA 905 1.27mm
Socket
name
Year of introduction Year of EOL CPU families Package Pin count Pin pitch Bus speed Notes

Berhubung gw sering banget instal ni driver LAN CARD D-Link (DFE-520TX) dan gw sering banget lupa bawa, mending gw upload di blog biar suatu saat gw perlu tinggal gw download.

Yang mau download silhakan bisa di DOWNLOAD DISINI

Case yang gw alamin adalah, ada 1 PC yang menggunakan windows 7, dan pada pc tersebut terdapat 1 buah printer lawas yaitu Epson LQ-2170, asumsi gw di windows 7 bisa langsung mendeteksi printer tersebut dan ternyata asumsi gw salah, padahal jelas-jelas di situsnya terpampang bahwa Epson LQ-2170 sudah compatible dengan windows 7

Hasil pencarian driver LQ-2170 untuk windows 7 via google juga tidak menemukan hasil yang memuaskan. beberapa jam kemudian setelah gw meng “explore otak” akhirnya gw berhasil dan ternyata sangat mudah hahahhaha ok here it is the answer. (ternyata cuma butuh akses internet doang :P )

1. Add printer

Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7

2. Pilih Port yang digunakan

Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7

3. Pilih type Epson pada colom sebelah kiri (Manufacture) dan pada bagian kanan, anda tidak akan menemukan Driver Epson LQ-2170, dan untuk itu anda harus mengklik button “Windows Update” tunggu sejenak karna proses download driver sedang berlangsung (kurang lebih 5 menitan kok )

Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7

4. Dan setelah selsai menunggu lama alhasil driver Printer Epson Q-2170 sudah siap anda instal.  selanjutnya silahkan anda urus sendiri, mau di share kek, mau diuninstal kek, up2u.

Instal Epson LQ-2170 In Windows 7
Instal Epson LQ-2170 In Windows 7

Semoga membantu.

Mungkin banyak diantara Anda yang merasa hardware yang Anda miliki sudah tidak mumpuni, atau kalah bersaing dengan hardware-hardware yang baru. Misalnya, Anda memiliki Q6600 namun sudah merasa Q6600 Anda tidak dapat lagi bersaing dengan E8400? Apabila Anda ngomong soal benchmark sintetis seperti 3dMark06 sih mungkin benar, tapi kalo dalam game belum tentu. OLEH MICHAEL JAMES EDWARD

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas prinsip dasar overclocking. Mungkin bagi sebagian besar komunitas CHIP, overclocking adalah untuk mencapai nilai tertinggi dengan hardware yang dimiliki. Namun prinsip dasar overclocking itu sendiri sebenarnya adalah menjalankan hardware yang dimiliki lebih cepat dari spesifikasi untuk mencapai taraf kinerja spesifikasi hardware diatasnya pada posisi optimal. Dimaksud optimal adalah, suhu masih dalam taraf normal dan tidak mengalami hang untuk menjalankan aplikasi apapun.

Overclocking pada umumnya akan merusak peralatan yang dimiliki, atau memperpendek umur hardware. Namun apabila dilakukan dengan benar dalam taraf optimal, maka umurnya tidak akan sependek umur seperti apabila ‘disiksa’ terus-menerus. Yah, intinya sih tetap aja memperpendek umur; walau sedikit.

Artikel overclocking ini akan dibagi kedalam 3 bagian, processor, graphic card dan memory. Pada kali ini, kita hanya akan membahas overclocking processor.

Equipments

Tentunya untuk melakukan overclock mencapai titik optimal, diperlukan hardware pendukung; yang pasti tentunya adalah heatsink yang lebih baik, dan juga power supply murni. Power supply yang disarankan adalah yang memiliki rating minimal 550watt. Ini dengan pertimbangan beban load yang akan naik berbanding lurus dengan kenaikan voltase dan kecepatan dari Q6600, ditambah dengan beban VGA , dan hard disk.

taken from – www.chip.co.id

Karena subjek testnya kali ini adalah INTEL Q6600, maka pembahasan akan berjalan pada Q6600. Voltase cukup rendah, yaitu 1,25v membuatnya menarik. Selain itu, dengan 4 cores yang dimiliki, tentunya sangat menyenangkan untuk melakukan multitasking dan juga design grafis. Pada umumnya, Q6600 dapat dengan mudah mencapai kenaikan 50%, dari 2.4GHz ke 3.6GHz.

Motherboard tentunya harus memiliki kemampuan untuk di overclock. Tidak perlu sebuah motherboard yang memang diciptakan khusus untuk melakukan overclocking karena kita memang tidak akan menggunakan nya sampai batas maksimal. Umumnya motherboard terbaru sudah memiliki fasilitas untuk melakukan overclcoking, sehingga pilihan cukup beragam. Contoh motherboard murah meriah yang dapat melakukan overclocking adalah motherboard dengan chipset nvidia N73PV. Percobaan melakukan overclcoking pada Q6600 dengan motherboard ini hanya menghasilkan kenaikan 25% saja. Cukup sepadan dengan harganya yang murah. Motherbaord dengan kisaran us$100-200 akan memiliki kemampuan yang lebih baik, bahkan 80% diantaranya dapat mencapai minimal 50% kenaikan pada Q6600 dengan menggunakan HSF.

Pada percobaan kali ini, kita tidak akan membahas overclocking memory, sehingga memory DDR2 PC6400 atau bahkan PC8500 adalah pilihan yang baik. FSB to Memory Ratio yang digunakan adalah yang mencapai nilai optimum dari memory.

System test

System test kali ini adalah sebagai berikut:

* Processor : INTEL Q6600 Stepping G0
* Motherboard : ASUS P5K Deluxe
* Memory : Team Xtreem DDR2 PC8500
* VGA : Digital Alliance Passat 9600GT Sonic
* Hard Disk : Western Digital Caviar 3200 AAKS
* PSU : OCZ PowerStream 520watt
* Heatsink: Xigmatek Scorpion LGA 775

Gambar 1. Default clock dari Q6600.
Gambar 2. Default memory SPD.

Overclocking

Sebagai awalan, pastikan seluruh CPU feature sudah di non aktifkan. CPU feature adalah fitur-fitur penghemat energy seperti C1E, Max CPUID Value Limit, Vanderpool Technology, CPU TM Function, dan Execute Disable Bit.

Gambar 3. Ubahlah seluruhnya menjadi “Disable”.

Karena target kita adalah FSB 400 pada processor, maka apabila Anda menggunakan memory PC 800 (6400), ubahlah perbandingan memory terhadap FSB menjadi 1:1, pada beberapa motherboard perbandingan ini ditunjukan dengan 1.0. Pengubahan 1:1 ini adalah dimaksudkan agar BUS memory akan bekerja setara dengan processornya. Lalu ubah command rate menjadi 2T.

Pada beberapa motherboard, perbandingan ini ditentukan dengan menggunakan FSB Strap to Norhtbridge dan DRAM Frequency. Hal yang dilakukan adalah mengcombinasi kedua perbandingan tersebut hingga menghasilkan perbandingan yang di inginkan.Apabila Anda menemukan bios dengan tipe ini, untuk memudahkan, ubahlah FSB Frequency menjadi 400.

Gambar 4. Settingan pada memory 800MHz, ubahlah sehingga apabila menggunakan FSB 400, maka DDR2 adalah 800MHz.
Gambar 5. Settingan seharusnya pada memory 1066 atau PC-8500.

Apabila Anda menggunakan memory PC 8500, akan lebih baik menggunakan perbandingan 2:3, seperti terlihat pada gambar diatas.

Voltase

Hal berikutnya adalah menaikkan voltase processor (Vcore) ke level 1.4v, dimaksudkan untuk memastikan tenaga yang didapat dari processor adalah cukup. Beberapa hal yang harus ikut dinaikkan adalah, voltase northbridge dan southbridge, serta VPLL. Untuk V PLL, jangan menset voltase ke level maksimum, karena ini akan membunuh processor Anda lebih cepat daripada menaikkan Vcore ke level 2v sekalipun. Untuk GTL Ref, naikkanlah ke sekitar 0.57x. Jangan lupa untuk men-disable-kan FSB Spread Spectrum dan Memory Spread Spectrum.

Gambar 6. Seperti inilah kira-kira voltase dan GTL reference yang diinginkan.

Setelah semuanya sudah dinaikkan, maka kini Anda sudah siap untuk menaikkan FSB processor. Target FSB kali ini adalah 400. Multiplier tidak disentuh, sehingga 400×9, menjadi 3,6GHz. Lebih dari cukup untuk bermain game dan mengerjakan tugas sehari-hari.

Gambar 8. Screenshot memory timing dalam keadaan ter-overclock.

Benchmark

Benchmark dibawah ini adalah menggunakan 3dmark, dan beberapa game untuk melihat bukti nyata kenaikan ini.

Gambar 9. 3DMARK default.
Gambar 10. 3DMARK overclocked.

Dapat dilihat disini, dengan kenaikan 50% dari processor tanpa didukung kenaikan dari sisi lainnya, performa dalam gaming juga meningkat sekitar 15%.

Dibawah ini adallah table perbandingan kinerja pada game GRID dan Hellgate London.

Gambar 11. GRID

Yang paling terasa disini adalah loading windows yang biasanya memakan waktu sekitar 50 detik menjadi hanya 16 detik. Terlihat dibawah ini Super Pi 8M yang memang sangat membebani processor, terdongkrak cukup jauh sekitar 35%.

Demikian artikel overclocking basic pertama ini. Pada dua artikel berikutnya, akan dilanjutkan overclocking pada memory dan juga graphics card sehingga kenaikan akan lebih berasa.

Gambar 7. Screenshot dari CPUZ clock dalam keadaan ter-overclock.
Gambar 12. Hellgate London

Source : www.chip.co.id