بسم الله الر حمن الر حيم

Berhubung bulan ini adalah bulan Rabi’ul Awal yang menjadi bulan dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan, maka blog ini saya hiasi dengan tulisan dan kutipan mengenai Rasulullah SAW, dan kali ini yang akan saya tampilkan kepada anda adalah, Jawaban Bagi Mereka Yang Menghina Nabi Muhammad SAW, seperti yang anda ketahui, musuh islam itu sangat banyak, dan berbagai cara mereka melakukan penghinaan terhadap Rasulullah SAW, dan saya pribadi sangat “TERUSIK” ketika Junjungan Umat ISLAM di hina, dan berikut ini Jawaban Bagi Mereka Yang Menghina Nabi Muhammad SAW oleh Habib Munzir Al-Musawa, link sumber terlampir di akhir tulisan (Gunakan akal sehat  dan pikiran yang jernih saat membaca tulisan ini)

Pertanyaan

=============

Assalamualaikum,
saya mau bertanya tentang hadis. Saya menemukan sebuah forum yang tidak menenangkan saya, krn dibilang bahwa beberapa hadis dari sini adalah sahih:
—————————————————————————————————- ——
Kasus Perampokan atas Bani al-Mustaliq oleh Muhammad—December, 627M
Muhammad menyerang suku Yahudi Bani al-Mustaliq secara tiba2 saja, tanpa ada alasan atau peringatan sebelumnya.
Sahih Muslim Book 019, Number 4292

Hadis berikut menegaskan sekali lagi penyerangan yang tiba2 itu:
Hadis Sahih Bukhari Volume 3, Book 46, Number 717:

Setelah menyerang tiba2, membunuhi para kafir yang melawan, tentara Muslim lalu sibuk memperkosa wanita2 kafir Yahudi:
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 459:
—————————————————————————————————- ——-
karena terlalu panjang, saya sebutkan saja nomor hadisnya. di forum itu juga membicarakan hadis2 tentang tindakan2 umat nabi Muhammad tentang:
(1) Memperkosa wanita kafir yang tidak berdaya
(2) Memancung ratusan kafir 13 tahun ke atas yang tidak berdaya
(3) Menyiksa dan memancung suami seorang wanita kafir, dan lalu menyetubuhi wanita kafir tersebut di hari yang sama
(4) Memperbudak wanita dan anak2 kafir
(5) Merampoki harta kafir
(6) Menggunakan ancaman pedang, pembunuhan, dan penjajahan demi menyebarkan agama

Saya cukup resah, karena dia bilang kalau itu didapat dari hadis2 sahih bukhari, hadis2 sahih muslim, dll, dan itu bertentangan dari ajaran agama islam yang sebenarnya.
Link ke forum tersebut adalah:

[sensor]http://zzz.xxx.eee[sensor]

Ada juga yang meresahkan saya, yaitu hadis tentang dinikahinya Aisyah pada 6 tahun, dan mulai melakukan hubungan seks di umur 9 tahun. Apakah itu hadis2nya sahih juga? Kalau iya, mengapa harus sudah mulai berhubungan pada umur 9 tahun? Mohon penjelasannya agar tidak ada keraguan lagi. Terima kasih banyak. Assalamualaikum

Jawaban Habibana Munzir

===========

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

semoga kesucian Iedulfitri, cahaya keberkahan kemenangan dlm Jihad Hawa nafsu dibulan ramadhan, dan kemuliaan Fitrah selalu menerangi hari hari anda.

Saudaraku yg kucintai dan kumuliakan,
tidak ada riwayat itu, yg ada pada shahih Bukhari dan Shahih Muslim adalah peperangan Bani Musthaliq, mereka yg mempersiapkan diri menyerang madinah karena dipanas panasi oleh Abdullah bin Ubay bin Salul, pimpinan Madinah yg munafik, ia masuk islam namun munafik, ia terus menghasut Qureisy untuk memerangi muslimin, dan ia menghasut Qabilah Baniy Musthaliq agar menyerang muslimin, maka mereka termakan hasutan Abdullah bin Ubay.

begini kejadian sebenarnya :
sampai kabar pada Rasul saw bahwa Qabilah Bani Musthaliq siap menyerang Madinah, maka Rasul saw mempersiapkan diri bersama para sahabatnya untuk jangan sampai mereka masuk ke Madinah, Rasul saw keluar bersama para sahabat untuk membela diri, dan bertemulah mereka dan terjadi peperangan.

mereka kalah.., dan dalam syariah islam kaum non muslim yg memerangi islam dibunuh mereka yg dewasa dan tak mau masuk islam walaupun kecil, (yaitu pasukan yg dalam barisan perang memerangi muslimin), dan dijadikan budak mereka dari kaumnya, pria dan wanita.

dan ketika diantara wanita itu terdapat Juwairiyah, putri kepala Qabilah Bani Musthaliq, maka Rasul saw tidak tega menjadikan putri Raja Qabilah itu sebagai budak, Rasul saw memerintahkan agar menahan Juwairiyah untuk tidak diperbudak, maka ayahnya datang untuk memohon pada Rasul saw agar putrinya dibebaskan, ia membawa uang dan dua ekor unta untuk menebus putrinya, namun ditengah jalan ia ragu, dan membatalkan dua ekor untanya dan ditinggal ditengah jalan lalu menghadap Rasul saw.

ketika sampai pada Rasul saw maka ia berkata : wahai Muhammad, aku ingin menebus putriku dg uang ini, maka Rasul saw bersabda : kau kemanakan dua ekor unta yg sudah kau niatkan juga untuk menebusnya?, maka harits (ayah Juwairiyah) kaget, maka ia bersyahadat dan masuk islam.

maka Rasul saw mengembalikan Juwairiyah, namun karena akhlak mulia Rasul saw maka Harits meminta pada Nabi saw agar menikahi putrinya, maka Rasul saw menikahinya, Rasul saw menikahinya demi redanya permusuhan muslimin terhadap bani Musthaliq, karena Rasul saw sudah menikahi putri Raja Qabilah tsb, maka muslimin dan bani mustaliq berdamai,

dan muslimin yg sudah memegang para budak dari Bani Mustaliq saling menyeru : Rasulullah saw sudah beripar dengan bani mustaliq..!!, maka 100 keluarga dibebaskan dari perbudakan sebab pernikahan Rasul saw itu.

(Sirah Ibn Hisyam Juz 2 hal 294)

Demikian saudaraku yg kucintai dan kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a’lam

mengenai website itu, tak usah anda lihat, sudah dihujani jawaban oleh saya dan teman teman, namun mereka tak pernah menampilkannya, bahkan banyak saudara saudara kita ahli internet yg berusaha merusak web itu, sudah rusak dan sirna, namun muncul lagi, lagi dan lagi..

berikut jawaban saya atas fitnahan mereka, jawaban ini saya kutip dari Buku saya yg akan terbit : kenalilah akidahmu edisi 2.

JAWABAN HB MUNZIR TERHADAP PENGHINAAN PADA RASUL SAW DAN MUSLIMIN YG DIUNGKAP DG BENGIS DAN KEJI OLEH Rule http://faithfreedom.com

Dengan ini saya gembira dan sangat menyambut hangat artikel kiriman anda, Maaf saya tak punya waktu untuk menulis artikel 19 halaman menjawab semua tuduhan anda pada Nabiku Muhammad Rasulullah saw. Saya akan jelaskan satu persatu kealpaan anda, dan saya akan berbicara dengan logika :

1. Anda mengatakan Nabi Muhammad saw adalah licik, pembunuh massal, sex Maniac, kepala perampok.
Saya Jawab:
Kejujuran beliau saw sudah dibuktikan dimasa kehidupan beliau oleh ribuan manusia, orang yg hidup dan menyaksikan kelahirannya, pertumbuhannya jauh sebelum beliau saw menyampaikan wahyu, dan setelah beliau saw menyampaikan wahyu, kejujurannya, kebenarannya, penyantunnya, kasih sayangnya, diakui oleh seluruh masyarakat di zamannya, bahkan musuh musuhnya, bahkan kaum yahudi, bahkan kaum nasraniy, bahkan kaum munafik sekalipun masih menyaksikan hal itu.

Saya ingin satu bukti ucapan seorang nasrani atau Yahudi di zaman beliau saw yg mengatakan Muhammad saw adalah pembohong, sex maniac, pembunuh massal?, tentunya ini hanyalah ucapan orang orang badwi dusun, munculkan satu bukti dari ucapan musuh musuh beliau saw saat di zamannya yg dari kalangan berpendidikan..?, apakah kaum nasrani saat itu kesemuanya bungkam? kemana para pendeta dan kalian?, apa yg mereka kerjakan saat itu?, mereka yg menyaksikan kehidupan Muhammad saw malah beriman kepadanya, apakah mereka beriman kepada seorang pembunuh massal?, beriman pada seorang sex maniac?, beriman pada seorang pembohong?, bila anda membenarkan pernyataan ini maka seluruh pendeta nasrani dan Yahudi sudah jadi bodoh sejak sebelum kebangkitan Muhammad saw.., umpatan umpatan ini hanya muncul dari kalangan Badui dan kalangan orang bodoh di zaman itu dan orang bodoh di zaman sekarang.

Sejarah menjelaskan tak satupun dari pendeta nasrani menentang dan memerangi Muhammad saw, bahkan Abisina Kaisar Najasyi yg beragama Kristen ketika datang utusan Muhammad saw kepadanya yaitu Jakfar bin Abi Thalib ra, yg saat itu kaisar Najasyi juga sedang bersama Amr bin Ash (sebelum keislamannya), Amr bin Ash berusaha mempengaruhi Kaisar Najasyi bahwa Muhammad ini pendusta, (tentunya Amr bin Ash saat itu masih dari kalangan badui gurun yg berpegang dg adat jahiliyah membunuh anak wanita yg lahir dll), ia berkata kepada kaisar Najasyi : “Coba Tanya pada utusan Muhammad saw apa yg ia ucapkan atas Isa bin Maryam..!”, maka ketika dijawab oleh jakfar bin abi thalib ra dengan lantunan surat Maryam.., maka runtuhlah Kaisar Najasyi, ia beriman pada Muhamad saw dan masuk islam bersama para pendeta penasehatnya, hingga tak lama kemudian ia wafat maka Rasul saw melakukan shalat gaib untuknya (shalat gaib = shalat jenazah untuk orang yg wafat dari kejauhan), dan ini adalah pertama kalinya shalat ghaib dilakukan oleh Rasul saw dalam islam (Shahih Bukhari).

Demikian pula kunjungan utusan Muhammad saw kepada Heraklius Kaisar Byzantium, maka ketika Heraklius mendengar penjelasan mengenai agama Muhammad saw ia melemparkan beberapa pertanyaan untuk menguji kebenaran agama ini, maka pada akhirnya ia berkata : “sungguh Muhammad saw adalah Nabi, kalau aku punya kesempatan maka aku akan berkunjung kepadanya, akan kucuci kedua sandalnya dan ia (Muhammad saw) akan menguasai wilayahku ini” (Shahih Bukhari),
maka mendengar ucapan ini maka hiruk pikuklah para hulubalang kerajaan dg pro kontra, maka Kaisar Hiraklius membatalkan niatnya untuk masuk islam namun ia SESEKALI TIDAK MENCELA MUHAMMAD SAW.

Demikianlah Muhammad saw dihadapan para intelektual dan raja raja Nasrani, umpatan dan cacian hanya muncul dari badui badui gurun pasir yg picik pemikirannya, semua orang yg berwawasan dan berjiwa mulia menerima Muhammad saw dan mengakuinya sebagai orang suci, walaupun tidak kesemuanya mereka beriman. Pastilah dua kekaisaran besar ini didukung ribuan pastor yg bodoh, begitulah secara logika anda, dan logika kami bahwa raja raja Nasrani itu berbudi baik, bijaksana, dan tentunya mereka itu bermoral tinggi.

Datang kepada beliau saw seorang pendeta yahudi, dan mengujinya seraya berkata : “aku ingin bertanya padamu 3 pertanyaan, bila kau mampu menjawabnya maka aku masuk islam, karena tak ada yg tahu jawaban ini kecuali nabi. Lalu ia bertanya dan nabi saw menjawabnya dengan benar, seraya beriman dan masuk islam.(Shahih Bukhari)

Saat hari kelahiran sang nabi saw di kota Makkah, maka keesokan harinya bertertiaklah seorang Yahudi di kota madinah, seraya berkata : “wahai orang orang yahudi.. telah lahir nabi akhir zaman, karena semalam telah terbit bintang yg menandakan kelahiran Nabi Muhamad saw..!” (Mustadrak ala shahihain Juz 3 hal 554, Tahdzib attahdziib juz 2 hal 116)

Inilah kejadian kejadian yg ditunjukkan Allah swt untuk membenarkan kebangkitan Nabiku Muhammad saw, demikian pula terbelahnya bulan yg disaksikan oleh banyak orang, terjadi di Makkah, bahkan setelah datang kafilah kafilah dari luar Makkah merekapun melihat bahwa bulan di malam itu terbelah, mereka melihatnya dari luar kota Makkah yg sangat jauh dari Makkah, dan sebagian besar saksi mata adalah orang kafir. (sirah Ibn Hisyam, dan rujuk firman Allah swt QS AL Qamar 1).

Allah menunjukkan kebangkitan nabi nabi Nya dengan munculnya mukjizat, demikian pada Musa as, demikian pada Isa as, demikian pada Ibrahim as, demikian pula pada Sayyidina Muhammad saw. Bukan hanya cukup dengan otak dan logika, jelaslah kebangkitan Muhammad saw dengan mukjizat itu tidak bisa dipungkiri, disaksikan oleh sahabatnya dan musuh musuhnya, mereka yg beriman dan mereka yg kufur sama sama menyaksikan kebenaran dari Allah swt, justru logika diciptakan untuk memahami bahwa kejadian kejadian Mukjizat para Nabi itu mustahil terjadi dengan sihir terkuat sekalipun, kecuali oleh kekuatan Tuhan, sihir mana dapat membelah lautan?, sihir mana dapat membelah bulan?, sihir mana dapat membuat Ibu suci melahirkan tanpa ayah?, disinilah logika dituntut untuk berperan.

Logika yg bertentangan dengan ayat tuhan adalah logika dangkal, logika mana dapat memecahkan rahasia sebutir sel mani dapat tumbuh menjadi manusia yg berfikir, berbicara, makan, minum, menjadi raja, penyiksa, dermawan, ahli bahasa, seniman, dlsb, adakah logika dangkal dapat menerimanya?, justru Logika dituntut berfikir dg pikiran yg murni dan berakal sehat untuk mengakui kekuatan pencipta dengan itu semua.

Saya menantang anda dengan kekuatan logika anda, bisakah anda dan seluruh alam semesta menciptakan seekor lalat dari ketiadaan..??, tidak ada kemampuan science dan keahlian dapat menciptakan sesuatu dari ketiadaan, berarti logika dan kemampuan akal dan keahlian yg anda miliki dan seluruh keahlian yg ada dialam semesta belum menjangkau penciptaan seekor lalat sekalipun.

Lalu akanlah logika seperti ini akan mengukur dan menerka Allah?, kecuali menyungkur sujud penuh pengakuan bahwa hanya Dialah yg Maha Mampu membelah lautan yang memang milik Nya, dan hanya dialah Yang Maha Mampu menciptakan manusia tanpa kehamilan (Adam dan Hawa).

Dan satu hal yg ingin saya tanyakan, apakah anda hidup dengan keinginan anda sendiri?. Adakah anda lahir dari perut ibu anda karena anda yg ingin lahir kedunia?, anda lahir kedunia tanpa keinginan untuk lahir, Tapi Dia yg memilihkan untuk anda lahir kedunia, Dia yg menentukannya, Dia yg memiliki anda,

Adakah anda mampu menciptakan makanan dan minuman dari ketiadaan?, anda hanya hamba lemah yg tergantung kepada Nya setiap kejap untuk diberi oksigen, makan, minum, karena anda tak mampu menciptakan oksigen, makanan, minuman, semua itu anda tak mampu membuatnya sendiri, hanya meminjam milik Nya, meminjam Bumi yg milik Nya, makan dari makanan yg diciptakan Nya, minum dari air yg diciptakan Nya, anda diciptakan Nya dari bekas kucuran air nafsu ayah dan ibumu, lalu masuk ke alam rahim dalam bimbingan Tunggal Nya, sebagaimana disabdakan oleh Nabiku Muhammad saw : “Penciptaan manusia itu 40 hari sebagai air mani, 40 hari sebagai gumpalan darah, 40 hari sebagai gumpalan daging, lalu barulah terbentuk tubuhnya” (Shahih Bukhari hadits no.3036, 3154, 6221). Dan ini diakui oleh Ilmu kedokteran!

Tunjukkan padaku ilmu kedokteran mana yg dipelajari oleh nabiku Muhammad saw 1400 tahun yg silam mengenai hal ini?, mengapa beliau saw mengetahui ini?, inilah logika akan berbicara bahwa ini benar benar wahyu ilahi!, inilah pembuktian secara Logika bahwa Muhammad adalah Rasulullah saw, boleh tunjukkan padaku ilmu kedokteran yg mana yg membantah ini?,

2. PEMBUNUHAN, Muhamad nabi pembunuh.
Saya Jawab:
Mengenai pembunuhan, saya yakin anda mempercayai kebenaran, maka dalam menegakkan kebenaran dalam kehidupan ini mestilah ada yg dibela dan mestilah ada yg ditindak, demikian logika berbicara, dan bila anda tidak setuju dengan pembunuhan yg dilakukan Nabiku Muhammad saw, ketahuilah bahwa seluruh Nabi nabi adalah pembunuh, Musa as memerangi ummatnya sendiri yg kufur (saamiriy, Qarun, fir’aun), Isa bin maryam memerangi pembangkangnya, Daud as, Sulaiman as, dan semua para Nabi, mestilah ada yg beriman kepadanya, dan ada yg mendustakannya.

Bila ada seorang manusia terkena penyakit menular, dan akan menularkan virus yg membahayakan banyak orang misalnya, apa yg dilakukan kalian di Negara barat sana?, mereka membunuhnya!, kenapa?, membahayakan kesehatan ummat manusia, dan pembunuhan itu adalah bentuk logika yg sehat!. Demikian pula para penyebar fitnah atas firman Tuhan, mesti dibunuh, karena mereka akan membuat orang lain menjadi kufur pada tuhan, dan kufur pada tuhan jauh lebih berbahaya dari sekedar penyakit menular, karena orang yg sakit menular walaupun menjijikkan bisa saja diampuni tuhan, namun orang yg kufur pada Allah swt berarti mereka musuh Allah swt.

Dan ocehan anda mengenai Moral itu runtuh dari otak anda bila disebelah anda saat ini berdiri seorang manusia yg terjangkit virus berbahaya yg bila ia bernafas lagi maka ia akan menularkan milyaran virusnya pada anda dan jutaan manusia, Niscaya anda akan mengambil pisau dan menusukkannya tanpa ampun dan membunuhnya, karena anda ingin selamat dan ingin menyelamatkan ummat manusia. Sampai disini Logika pembunuhan anda akui bukan…??

Namun Nabiku Muhammad saw tidak semudah itu membunuh, beliau saw sangat baik dan tidak sembarang membunuh, dilarang membunuh wanita dalam peperangan, dilarang membunuh anak anak, dilarang memukul wajah, dilarang menyerang orang yg tak bersenjata.., demikian indahnya ajaran Nabiku Muhammad saw!, dan demikian dangkalnya pemahaman anda.

Mengenai peristiwa Ashma binti Marwan bukanlah perintah Rasul saw, namun perbuatan Umair bin Adiy ra, karena wanita jahat itu terus memfitnah nabi saw agar orang orang membencinya, maka berkata umair bin Adiy ra kepada dirinya : “kalau nabi saw selamat dari perang badr maka aku bersumpah untuk membunuh Ashma binti marwan dari bani umayyah!”, maka iapun membunuhnya, lalu melaporkannya pada rasul saw dan Rasul saw menenangkannya, demikian kejadian pd th 2 hijriyah (Isti’ab Juz 3 hal 1218, Tabaqat Kubra juz 2 hal 27, Al Ishaabah juz 4 hal 721, Assiirah Annabawiyyah Juz 6 hal 49).

Wajar saja wanita ini dibunuh karena ia menentang agama Allah, tak beda dengan Fir’aun, Tsamud, dan semua penentang agama Allah lainnya, tak dibedakan apakah ia wanita lemah atau ia raja wibawa, yg dibedakan adalah kadar bahaya fitnahnya pada agama Allah, sebagaimana kalian di barat bila melihat orang yg terjangkit virus berbahaya langsung membunuhnya, atau melihat orang pelaku bom bunuh diri, pasti langsung membunuhnya, walaupun ia ibu menyusui 70 anak sekalipun, dan kalau bom itu disembunyikan diperutnya niscaya manusia seperti kalian tidak sungkan sungkan merobek perutnya hidup hidup demi mengeluarkan bom itu, bukankah demikian..?, sampai disini Logika pembunuhan wanita anda akui sebagai hal yg mesti bukan?.

3. Mengenai ucapan Imam Ghazali rahimahullah, tentang dusta
Saya Jawab:
Bukan bermakna dusta adalah boleh, namun menolong nyawa seseorang bila harus dengan dusta maka itu boleh, dan anda mengatakan bahwa Islam mengajarkan bohong, bila datang seorang pembunuh yg ingin membunuh anak dan istri anda misalnya, kebetulan anak anda ada dikamar, anda tidak bersenjata dan tidak punya kesempatan berbuat apapun selain berbohong atau jujur, apakah anda menunjukkan kamarnya?, Demi menyelamatkan nyawa anak dan istri anda anda mengakui bahwa bohong itu wajib!,

Dan bila ada orang ingin membunuh istri atau anak anda, sedangkan anda menyembunyikan mereka disuatu tempat untuk menghindari kejaran para pembunuh, lalu orang2 yg ingin membunuh keluarga anda itu bertanya pada teman teman anda tentang dimana persembunyian istri dan anak anda, apa yg anda harapkan?, apakah anda berharap mereka jujur?, anda akan mengemis pada teman anda agar mereka berbohong!, anda akan memusuhi mereka bila mereka jujur bukan??, jadilah berbohong itu anda wajibkan!, inilah kiyas Imam Kami yg Mulia, Imam Ghazali rahimahullah.

4. Mengenai Jizyah
Saya Jawab:
Jizyah adalah pembayaran pajak bagi orang yg non muslim, hal ini adalah suatu keadilan, karena muslimpun membayar pajak, bahkan lebih banyak, berupa zakat tijarah, zakat fitrah, zakat harta, zakat pertanian, zakat peternakan, yg bila dijumlahkan jauh lebih besar daripada Jizyah, hak anda dilindungi, sebagaimana ketika seorang Muslim menampar seorang yahudi karena ia mengatakan Musa lebih mulia dari Muhammad saw, maka nabiku Muhammad murka dan menegur keras muslim itu! (Shahih Bukhari).

Kejadian lainnya ketika baju besi Ali bin Abi Thalib ra dicuri oleh seorang Yahudi, maka Ali kw mengadu kepada Umar bin Khattab ra sebagai Khalifah saat itu, maka Umar ra tahu betul bahwa Ali kw tak mungkin berdusta, namun hukum syariah mesti ditegakkan, maka Umar ra bertanya mana saksi kalian?, Yahudi membawa dua orang saksi, dan Ali kw membawa kedua putranya hasan dan husein sebagai saksi, maka Umar ra tertunduk malu seraya berkata : “maaf wahai Ali, anak tidak bisa dijadikan saksi mata”, maka Ali kw berkata : “apakah kau tolak kesaksian cucu Rasulullah saw?”, maka Umar ra tertunduk seraya berkata : “hukum syariah mengatakan bahwa baju besi ini milik yahudi”, maka Ali kw menerima keputusan dan pergi, maka menangislah sang yahudi seraya berkata : “belum pernah kutemukan hukum agama yg membela keadilan pada orang yg lain agamanya dengan mengalahkan kesaksian cucu nabi mereka, aku masuk islam!”. (Sirah Ali bin Abi Thalib kw).

Inilah adab kami terhadap mereka yg non muslim, dan sampai disini semua logika akan menerima, dan hujatan busukmu runtuh!

1. LOGIKA
Saya Jawab:
Seorang anak yg tidak tahu bahwa bara api itu membahayakan, maka logika sang anak, bahwa benda merah itu indah, maka ia ingin memakannya, inilah logika manusia!, manusia tak tahu apa apa sebelum membuktikannya, Nah.. kasih sayang Allah swt adalah memberitahu kita sebelum kita membuktikannya, dan itulah islam..!, seperti kasih sayang Ibu yg melarang anaknya mendekati bara api. Logika yg anda pakai, adalah menelan bara api itu dulu untuk membuktikan bahwa larangan tuhan itu benar!, sempit sekali logika anda, sedangkal inikah logika orang kafir di barat??

2. MEMUKUL ISTRI
Saya Jawab:
Mengenai menyiksa istri diperbolehkan dalam islam itu adalah kebodohan anda dalam hukum syariah kami, karena Allah swt berfirman dalam surat Al Qur’an : “bila kalian risau atas istrimu yg terus berbuat jahat dan pengingkaran maka nasihatilah ia, (bukan memukulnya), bila ia masih terus melakukan kejahatannya maka jangan menyetubuhinya, (jangan memukulnya), dan bila ia masih juga dalam kejahatannya maka pukullah ia, bila ia taat maka jangan kalian sesekali kalian terus menyakitinya, sungguh Allah Maha Tinggi dan Maha Dahsyat kekuatan Nya” QS Annisa 34)

Jelaslah justru makna ayat ini adalah melindungi hak wanita, maaf, Negara barat adalah Negara terbesar penyiksaan suami terhadap istrinya!!, dalam islam hak istri dilindungi, misalnya istri kita terus mencaci kita, atau terus memarahi dan memaki maki mertuanya misalnya, maka tidak boleh dipukul sebelum dinasehati..!, bila masih saja tak menurut maka jangan dipukul, tapi cukup dg jangan disetubuhi..!, alangkah lembutnya hukum Allah swt!, apalah artinya teguran dengan tidak mengumpulinya?, bukankah ini sangat lembut?, lalu bila ia masih juga tidak taat dan terus berbuat kemungkaran, maka barulah boleh kau memukulnya” (QS Annisa 35),
Rasul saw menjelaskan makna PUKULLAH adalah “FADHRIBUUHUNNA GHAIRU MUBARRIH”, yaitu pukullah ia dengan tanpa membahayakan seperti bengkak, atau berbekas”. (shahih Muslim hadits no.1218, Shahih Ibn hibban hadits No.2809). dan demikian pula diriwayatkan dalam Tafsir Imam Qurtubi, Tafsir Imam Ibn Katsir, tafsir Imam Attabariy, dan seluruh tafsir lainnya.

Betapa indahnya ajaran ini, bahkan dalam memukulpun Rasul saw melarang untuk memukul sampai berbekas, maka merupakan sekedar teguran belaka!, bahkan Allah mengancam pada ayat itu, “Janganlah kalian terus menyakitinya, sungguh Allah Maha Tinggi dan maha besar kekuatan Nya”, maksudnya Maha Mampu menyiksa kalian dengan sebab perbuatan kalian bila jahat terhadap istri. Tunjukkan padaku ajaran undang undang mana dimuka Bumi ini yg melindungi istri seindah ajaran Muhammad saw..???

7. POLIGAMI HALAL BAGI PRIA DAN HARAM BAGI WANITA.
Saya Jawab:
Sudah kita fahami bahwa jumlah wanita kini semakin banyak dari pria, maka muncullah hukum poligami dalam islam, dari Allah swt tentunya, hingga wanita wanita akan terbimbing oleh kaum lelaki, dan kaum lelaki akan teredam nafsu amarahnya, nafsu merebut kekuasaan, nafsu mengalahkan lelaki lainnya, karena ia dibebani tanggungjawab sebagai suami untuk membimbing istri istrinya, bukankah tanggung jawab istri adalah mengikatnya untuk tidak menghamburkan uang dan waktunya sembarangan?, lalu bagaimana bila mempunyai dua rumah tangga?, tiga rumah tangga?, empat rumah tangga?, bukankah ini akan membuatnya semakin terikat dari berbuat kejahatan?, karena ia harus mendidik anak anaknya, menyekolahkan mereka, membimbing istri istrinya dalam tuntunan islam, ia akan sibuk berkhidmat pada rumah tangganya dan tak punya waktu kumpul terbahak bahak dengan teman temannya di café café seperti Bule kafir di barat.

Lihat kesempurnaan ajaran Islam yg sangat sesuai dengan keadaan zaman, pengingkaran terhadap poligami berarti mendukung banyaknya wanita yg tak bersuami, banyaknya wanita yg melacur, wanita penghibur dll, karena wanita wanita itu tak mendapatkan suami, suami yg membimbingnya pada kemuliaan, hal ini muncul sebab pengingkaran manusia pada hukum Allah, mereka bagaikan anak yg menelan bara api lalu menjerit menyalahkan ibunya..!, ibunya tak bersalah karena telah melarangnya, demikian Allah swt menjadikan kasih sayang Ibu sebagai cermin kita pada kasih sayang Yang Maha Menciptakan seluruh kasih sayang pada setiap jiwa ibunda.

Jumlah wanita lebih banyak dari pria, dan diwaktu yg bersamaan dg munculnya ajaran Muhammad saw yg memperbolehkan berpoligami. Sesuai bukan?, Jelaslah bahwa ajaran Muhammad saw adalah ajaran yg paling sempurna mengatasi masalah bertambahnya jumlah wanita daripada pria di masa kini!, dan tak ada jalan lain untuk menyelesaikan masalah ini kecuali dengan ajaran Allah yg disampaikan Nya pada Muhammad saw.

Beri aku solusi dari logika kalian, bagaimana mengatasi jumlah wanita yg semakin banyak dari pria dengan melarang poligami..?, apakah dibunuh?, kalian akan mengacaukan ekosistem dunia, kalian perusak dan pembuat kerusuhan, dan didalam islam poligami dibolehkan, dan bukan diwajibkan, ini menunjukkan bila mereka merasa mampu berpoligami maka boleh, bila mereka takut tidak adil maka cukup satu (QS Annisa-3).

8. PERBUDAKAN
Saya Jawab:
Perbudakan dalam islam diharamkan kecuali adalah dari kalangan kafir yg membangkang dan memerangi islam, mereka yg memerangi islam jika mereka kalah maka semua tawanan dibebaskan dari penjara dan dijadikan budak, diberi makan, diberi tempat tinggal, dinikahkan, diberi hak nikah dengan budak lainnya, bila tuannya ingin menikahinya maka ia bebas, budak dalam islam bukanlah budak yg kalian kenal, dalam islam perbudakan adalah mendidik orang orang kafir agar mengenal shalat, puasa, zakat dll, mereka tinggal serumah dg muslimin, dan penyiksaan terhadap budak dihukumi dengan hukum yg keras dalam syariah islam, demikianlah cara islam mendidik musuh musuhnya agar mengenal ajaran islam, dibiarkan musuh musuhnya tinggal dan makan dirumah mereka, seraya menyaksikan ibadah shalat dan hukum hukum islam, dan mereka dapat bekerja selain membantu tuannya, mereka dapat mengumpulkan uang yg kemudian akan membeli kebebasannya atau langsung dibebaskan oleh tuannya, mereka boleh memeluk islam atau boleh tetap dalam kekafirannya.

Adakah ajaran dimuka bumi yg memperbolehkan musuhnya makan dan minum dirumahnya?, bagaimana ajaran kalian terhadap musuh musuhnya?, dipenjara, disiksa, itulah cara kalian terhadap musuh musuh kalian, dan lain dengan cara kami, musuh musuh kami tinggal serumah dengan kami, makan bersama kami, belajar Alqur’an dg kami, dan bila ia ingin tetap dalam kekafirannya maka kami tak punya hak memaksanya masuk islam walaupun ia tinggal dirumah kami! Betapa agungnya ajaran Muhammad saw..!

9. Halal Memperawani Wanita Usia 9 Tahun (Rasul Saw Manikahi Aisyah Ra)
Saya Jawab:
Mengenai hal ini, adalah kekhususan untuk sang Nabi saw, beliau saw berbeda dengan kita, sebagaimana kesaksian beliau saw tidak makan dan minum berhari hari, ketika para sahabat mengikutinya maka beliau saw melarangnya, dan berkata : “sungguh aku tidak sama dengan kalian, aku diberi makan dan minum oleh Allah” (Shahih bukhari), demikianlah Mukjizat para nabi, demikian Mukjizat Isa bin maryam as yg menghidupakan orang mati, demikian pula Mukjizat Musa as yg merubah tongkatnya menjadi ular, maka memperawani seorang wanita dalam konteks orang awam adalah menyetubuhinya dg syahwat, namun berbeda dengan Rasulullah saw, Allah swt menciptakan aisyah untuk istri nabi Nya, tentunya Dia Maha Luhur dari segala kekejian dan kebiadaban, karena seluruh ucapan sang nabi saw adalah perintah Allah swt : “Tiadalah ia berbicara dari hawa nafsunya, tetapi merupakan wahyu yg diwahyukan oleh Allah swt” (Annajm 3-4).
Aisyah ra adalah seorang wanita yg cerdas dan jenius, Nabi saw membutuhkan seorang wanita yg jenius dan cerdas untuk menyampaikan risalah pada kaum wanita, maka Jibril as mewahyukan agar beliau saw menikahi aisyah ra.

Dengan Logika yg sempurna, dan hati yg beriman kami mempercayai bahwa Maryam as adalah wanita suci yg bukan pendosa apalagi pezina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan hati suci dan iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Isa bin Maryam adalah anak suci dan sesekali bukan anak zina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan kesucian dan Iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Muhammad saw menikahi Aisyah dan istri istrinya bukan karena nafsu, namun merupakan perintah Allah swt.

Tuduhan anda dengan logika bahwa Muhammad saw bernafsu birahi dan sex maniac karena menikahi banyak wanita dan wanita dibawah umur, berarti anda berlogika pula bahwa Maryam as adalah pelacur biadab yg berkedok wanita suci, Dan Isa bin Maryam adalah anak haram jadah dan bukan putra suci, demikianlah logika kotor berbicara, demikian logika busuk menilai, bagaimana wanita hamil tanpa ayah..?, lalu anak apakah itu..?, bukankah anak haram dari hasil zina lalu kalian mengakuinya sebagai tuhan..??, adakah logika lebih bodoh dari ini..?,

namun anda dapat membandingkan mana logika sempurna dan mana logika busuk.

10. SORGA ISLAM
Saya Jawab:
Saya punya cerita singkat, Seorang Raja besar yg kaya raya, mendengar kabar bahwa ada sekelompok orang yg berbuat mulia di negeri seberang, mereka bekerja tanpa pamrih demi ketaatan pada rajanya, mereka jadikan siang dan malamnya merupakan bakti pada rajanya, mereka bersabar menghadapi segala kesulitan seraya tak perduli pada rintangan kemiskinan, bahkan saat mereka mendapat kekayaanpun mereka tetap tak lupa bakti pada rajanya, maka sang Raja menulis surat : “kepada Rakyatku yg kumuliakan, sungguh kalian telah berbakti kepadaku, niscaya bila masa bakti kalian selesai kelak, akan kujamu kalian dengan 100 macam masakan termahal, 1000 ayam kalkun akan kuhidangkan demi menyambut kalian, 100 pelayan akan melayani kalian, kubangunkan untuk kalian Villa villa mewah yg setiapnya berisi 100 kamar yg mewah”.

Nah.. ketika kelompok itu datang, apakah mereka akan menelan 100 macam makanan??, atau 1000 kalkun akan dilahap??, atau akan merasakan 100 kamar dalam villanya masing masing??, ada diantara mereka yg sudah senang dengan bisa berkumpul bersama keluarganya dan menggunakan beberapa kamar saja, ada yg makan dua suap lalu meninggalkannya demi berkumpul dengan sang Raja dan menteri menteri mulia, ada yg memilih duduk bersama ayah ibunya ditepi pantai, tanpa perduli dengan 100 pelayan.. Hal ini mudah dan logis saja, masalahnya adalah ucapan sang Raja yg sangat ingin memuliakan tamunya, dan mengirim surat kepada calon tamunya dengan pelbagai persiapan dan jamuan.

Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa orang yg beramal karena takut pada neraka, maka itu adalah ibadah para budak, karena taatnya hanyalah karena takut, dan barangsiapa yg beramal karena ingin surga, maka itu amalan para pedagang, karena diotaknya hanya ingin untung, dan barangsiapa yg beribadah karena ingin dekat dengan Allah, itulah orang orang yg merdeka. Ketiga kelompok ini tetap dimuliakan oleh Allah swt, namun tentunya yg paling mulia adalah yg beribadah karena tak menginginkan apa apa selain kedekatan pada Nya swt, banyak pula teriwayatkan hal seperti ini dari kalangan sahabat Radhiyallahu ‘anhum, mereka merindukan Allah swt, dan Allah merindukan mereka, sebagaimana sabda Rasul saw : “Barangsiapa yg merindukan perjumpaan dg Allah maka Allah merindukan perjumpaan dengannya” (shahih Bukhari)

Namun Nabi kami Muhammad saw berdoa dengan ketiga tiganya, karena beliau saw tahu bahwa tidak semua ummatnya akan mampu mencapai derajat tertinggi, ada di ummatnya yg memang ibadahnya karena takut pada neraka, ada yg ibadahnya karena ingin surga, ada yg ibadahnya karena Ingin dekat dg Allah swt, maka beliau diajari oleh Allah swt untuk berdoa dengan ketiganya,
Dan di sorga kelak para lelaki dan wanita diperindah oleh Allah swt, maka para lelaki tidak lagi membutuhkan bidadari, karena istri mereka dipercantik oleh Allah swt.
Dan disorga adapula Wildan mukhalladun, yaitu pria pria yg bagai mutiara sebagai pelayan, maka para wanita bisa memerintah mereka namun para wanita tidak menghendaki dan bersyahwat pada mereka, karena suami suami dan pria ahli sorga lebih diperindah oleh Allah swt.

Anda ini hanya mencari cari kesalahan saja agar orang islam benci pada agamanya, padahal dalam kitab kalian pun ada yg lebih jorok :
Bible (INJIL) perjanjian lama YEHEZKIEL 23:1-21, Surat 23 : ayat
2). ”Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.
3). Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang – pegang.
4). Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yarusalem.
5). Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang,
6). Berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.
7). Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.
8). Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.
9). Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.
10).Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.
11).Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.
12).Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.
13).Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.
14).Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,
15).pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.
16).Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.
17).Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.
18).Oleh karena ia melakukan persundalan dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.
19).Ia melakukan lebih banyak lagi persundalan sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.
20).Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.
21).Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.
[YEHEZKIEL 23:1-21].

Baiknya anda tidak usah mencela agama lain, Islam adalah agama Allah swt, dangkalnya pemahaman manusia tak mampu menjangkau seluruh kemuliaannya, namun orang yg berakal akan bisa memilih mana kitab yg mengajarkan persundalan, mana kitab yg menjanjikan sambutan hangat sang maha pencipta.

Bagi kami Injil adalah kitab suci dan kami beriman padanya, namun tentunya bukan injil yg sudah diubah ubah dg kabar persundalan (perzinahan) tuhan dengan maria.

 

Artikel anda membangkitkan semangat kami dan menjadi cambuk bagi kami untuk semakin giat mengenalkan masyarakat islam tentang kemuliaan Muhammad Rasulullah saw.., anda turut membangkitkan kami agar lebih tak mengenal lelah untuk berdakwah.

Wassalamu ‘alaa manittaba’al huda (Dan Salam Sejehatera bagi mereka yg mengikuti Hidayah Allah)

Source: http://majelisrasulullah.org

Spesial H-1 dalam memeriahkan Maulid Nabi Muhammad, saya akan share sedikit pengetahuan yang saya dapat dari Kitab As-Syamailul Muhammadiyyah (Pribadi dan Budi Pekerti Rasulullah SAW) – Imam At-Tirmidzi mengenai Sholat Malam Rasulullah.

=====================

Mughirah bin Syu’bah r.a. pernah menyaksikan Rasulullah saw. shalat, dan ia (Mughirah) bercerita :

“Rasulullah saw. berdiri (shalat) sampai bengkak kedua kakinya. Kepadanya ditanyakan :

‘Mengapa anda membebani diri dengan hal yang demikian ? Bukankah Allah swt. telah mengampuni anda dari segala dosa anda, baik yang terdahulu maupun yang akan datang?’

Rasulullah saw. berdabda : ‘Tidak patutkah saya menjadi hamba Allah yang bersyukur?”[1]

(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, juga oleh Basyar bin Mu’adz, dari Abu ‘Awanah, dari Ziyad bin ‘Alaqah, yang bersumber dari al-Mughirah bin Syu’bah r.a.).

====================

Kuraib r.a. bercerita, bahwasanya Ibnu ‘Abbas r.a. mengkhabarkan kepadanya (Kuraib), bahwasanya ia (Ibnu ‘Abbas r.a.) pernah bermalam di rumah Maemunah (Istri Rasulullah saw.), dan ia (Maemunah r.a.) adalah bibinya (saudara ibunya). Ibnu ‘Abbas berkata :

“Aku berbaring pada bagian sisi lebar bantal, dan Rasulullah saw. berbaring pada sisi panjangnya. Lalu Rasulullah saw. tidur sampai tengah malam (kurang sedikit) atau lewat sedikit dari tengah malam, Rasulullah saw. bangun dari tidurnya. Kemudian beliau menyapu bekas tidurnya dari mukanya dan membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Ali Imran. Kemudian beliau berdiri dan menuju girbah (tempat air) yang tergantung. Maka beliau berwudlu dari Air girbah itu dengan sebaik-baiknya. Kemudian beliau berdiri melakukan shalat”.

Selanjutnya ‘Abdullah bin ‘Abbas (Ibnu ‘Abbas r.a.) berkata :

“Maka aku pun berdiri (hendak melakukan sholat) di sampingnya, lantas Rasulullah saw. meletakkan tangan kanannya di atas kepalaku, kemudian memegang telinga kananku dan beliau menarikku. Setelah itu beliau sholat dua raka’at, kemudian dua rakaat lagi, kemudian dua rakaat lagi, kemudian dua rakaat lagi, kemudian dua rakaat lagi, kemudian dua rakaat lagi. (Perawi yang bernama Ma’an berkata : “Enam kali dua rakaat”). Kemudian beliau shalat witir, kemudian beliau berbaring sampai terdengar suara Mu’adzin mengumandangkan adzan. kemudian beliau berdiri melaksanakan shalat dua rakaat dengan ringkas. Setelah itu, beliau keluar untuk melakukan sholat shubuh”[2])

(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dari Malik bin Anas, dan diriwayatkan pula oleh Ishaq bin Musa al-Anshari, dari Ma’an, dari Malik, dari Makhramah bin Sulaiman, dari Kuraib, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas r.a.)

====================

Ibnu ‘Abbas r.a. berkata :

“Nabi saw. shalat malam hari tigabelas rakaat”.[3])

(Diriwayatkan oleh Abu Kuraib Muhammad bin al-A’la, dari Waki’, dari Syu’bah, dari Abi Jamrah, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas r.a.)

====================

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan :

Nabi saw. bersabda : “Apabila salah seorang dari kalian bangun (shalat) malam hari, maka hendaklah ia memulai shalatnya dengan dua rakaat yang ringkas (tidak panjang).”[4])

(Diriwayatkan oleh Muhammad bin al-A’la, dari Abu Usamah, dari Hisyam – Ibnu Hisan, dari Muhammad bin Sirin, yang bersumber dari Abu Hurairah r.a.)

====================

Zaid bin Khalid al-Juhani r.a.[5]) bercerita :

“Sungguh, aku pernah memperhatikan shalat Nabi saw. Kala itu aku tidur di ambang pintu rumahnya / kemahnya. Rasulullah saw. melaksanakan shalatnya dua rakaat dengan ringkas. Kemudian beliau shalat dua rakaat dengan panjang sekali. Kemudian beliau shalat dua rakaat yang lebih pendek dari yang sebelumnya, kemudian beliau shalat dua raka’at yang lebih pendek dari sebelumnya, kemudian beliau shalat lagi dua raka’at yang lebih pendek dari sebelumnya, kemudian beliau shalat lagi dua rakaat yang lebih pendek dari sebelumnya, kemudian beliau shalat witir, maka shalat beliau berjumlah tigabelas rakaat”[5]

(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id yang ia terima dari Malik bin Anas. Selain itu, diriwayatkan pula oleh Ishaq bin Musa, dari Ma’an, yang ia terima juga dari Malik, dari ‘Abdullah bin Abi Bakrah, dari bapaknya, dari ‘Abdullah bin Qies bin Makhramah, yang bersumber dari Zaid bin Khalid al-Juhani r.a.).

====================

Hudzaifah bin al-Yamani r.a. menceritakan pengalamannya sewaktu shalat malam bersama Rasulullah saw. :

“Manakala Rasulullah saw. memulai shalat, dibacanya :

Allahu Akbar dzul malakuti wal jabaruti wal kibriyai wal ‘adhamah” (Allah Maha Besar, Pemilik segala kerajaan, segala kekuasaan, kebesaran dan keagungan).

Hudzaifah r.a. menyambung ceritanya :

“Kemudian Nabi saw. membaca surat al-Baqarah, kemudian ruku. Rukunya hampir sama lamanya dengan berdirinya. Tatkala ruku, beliau membaca :

“Subhana rabbiyal adhim, subhana robbiyal ‘adhim” (Maha Suci Allah Yang Maha Agung, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).

Kemudian beliau mengangkat kepalanya untuk berdiri. Berdirinya (i’tidal) hampir sama lamanya dengan rukunya. Ketika itu beliau membaca :

“Li rabbiyal hamd, li rabbiyal hamd”. (Segala puji bagi Rab-ku, segala puji bagi Rab-ku).

Kemudian beliau sujud, sujudnya hampir sama lamanya dengan berdirinya, ketika itu beliau membaca :

“Subhana rabbiyal a’la, subhana rabbiyal a’la” (Maha Suci Rab-ku yang Maha Tinggi, Maha Suci Rab-ku yang Maha Tinggi).

Kemudian beliau mengangkat kepalanya dari sujud (duduk di antara dua sujud). Duduknya (antara dua sujud), hampir sama lamanya dengan sujud, ketika itu beliau membaca :

“rab-bighfirli, Rabbighfirli (Ya Rabbi ampunilah daku, ya rabbi ampunilah daku).”

Pada shalatnya itu, beliau membaca surat al-Baqarah, surat Ali Imran, an-Nisa, al-Maidah atau al-An’am (Perawi ragu apakah surat al-Maidah atau surat al-An’am)”[6])

(Diriwayatkan oleh Muhammad bin al-Mutsanna, dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari ‘Amr bin Murrah, dari Abi Hamzah al-Anshari, dari seorang laki-laki Bani ‘Abbas, yang bersumber dari Hudzaifah bin al-Yamani r.a.).

====================

‘Aisyah r.a. berkata :

“Sesungguhnya Nabi saw. shalat sambil duduk. Beliau membaca (Fatihah dan surat) sambil duduk. Apabila bacaan suratnya tinggal sekitar tigapuluh atau empat puluh ayat, beliau berdiri dan membacanya sambil berdiri, kemudian ruku dan sujud. Pada rakaat kedua, beliau berbuat seperti itu”[7])

(Diriwayatkan oleh Ishaq bin Musa al-Anshari, dari Ma’an, dari Malik, dari Abi Nadhr, dari Abi Salamah, yang bersumber dari ‘Aisyah r.a.).

====================

Note :

1) Lihat dalam Shahih Bukhari, bab “Shalatul-Lail”, juga terdapat dalam Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, bab “Shalat”, juga dalam Sunan Nasai dan Ibnu Majah.

2) Lihat pula dalam Sunan Tirmidzi, bab “Shalat”, Hadits no 232, dan terdapat pula dalam Shahih Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab Hadits lainnya.

3) Lihat dalam Sunan Tirmidzi, bab “Shalat”, Hadits no. 442, dan terdapat pula dalam Shahih Bukhari dan Muslim.

4. Lihat dalam Shahih Muslim, bab “Shalat”, Hadits no. 768

5. Ia adalah Shahabat Rasulullah. dari golongan kaum Anshar, ia pun merupakan salah seorang pengikut perjanjian Hudaibiyah

6. Tercantum pula dalam Sunan Tirmidzi, bab “Shalat”, Hadits no. 262, juga dalam Musnad Ahmad, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, dan Sunan Ibnu Majah

7. Tercantum pula dalam Sunan Tirmidzi, bab “Shalat”, Hadits no. 374, juga dalam Sunan Abu Daud, bab “Shalat”, Hadits no. 955, juga terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Ibnu Majah dan Sunan Nasai.

====================

Besok tepatnya tanggal 24 January 2013 / 12 Rabi’ul Awwal 1434 H saya sangat gembira sekali, karna pada tanggal tersebut adalah hari dimana Rasulullah SAW dilahirkan, dan cara yang saya lakukan untuk memeriahkan bulan kelahiran beliau adalah sedikit sharing mengenai Pribadi dan Budi Pekerti Rasulullah SAW yang bersumber dari beberapa kitab salah satunya yaitu Kitab As-Syamailul Muhammadiyyah (Pribadi dan Budi Pekerti Rasulullah SAW) yang ditulis oleh Imam At-Tirmidzi.

“Allahuma Shali Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.”

Yang mau share tulisan ini silahkan, ;)

Ijazah Dzikir dan Shalawat yang selalu saya amalkan ;)

1. Kalimat yang paling di Sukai Allah SWT

==========

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda dg kesejahteraan,

Saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di web pecinta Rasulullah saw, kita bergabung dg keluhuran,
saya sarankan anda mnemperbanyak shalawat pada Nabi saw, orang yg banyak membaca shakawat akan terhindar dari banyak musibah dan=banyak dilimpahi rahmat, kunci kesuksesan dunia ada pada Rasul saw, sbgmn sabda beliau saw : Aku diberi kunci kunci kekayaan dan kesuksesan di bumi, hingga diberikan di telapak tanganku. lalu berkata abu hurairahnsetelah nabi saw wafat : Nabi saw wafat dan kalianlah yg mewarisi kunci2 kesuksesan itu (Shahih Bukhari)

dan saya sarankan anda membaca dzikir Subhanallahi wabihamdih, bacalah 100X setiap pagi dalam keadaan suci, dzikir ini disarankan oleh Nabi saw sebagaimana sabda beliau saew : Barangsiapa membaca Subhanallahi wabihamdih 100X setiap harinya maka berjatuhan dosa dosanya walau sebanyak buih dilautan (Shahih Bukhari)

dan sabda Rasulullah saw : “Kalimat yg paling dicintai Allah adalah Subhanallahi wabihamdih” (Shahih Muslim)
dzikir ini mencerahkan wajah, menenangkan hati, menyejukkan jiwa, dan membuka banyak kemudahan,  kenapa?

karena kita menyukai dan mencintai dan mengamalkan ucapan yg dicintai Allah, maka Allah akan memberi apa apa yg kita senangi dan sukai, yaitu kecerahan wajah, kemudahan hidup, dan ketenangan hati

dan ketika nabi nuh as akan wafat, ia wasiatkan pada anaknya dya dzikir, yaitu Laa ilaaha illallah, karena kalimat itu jika ditimbang akan lebih berat dari langut dan bumi, dan dzikir subhanallahi wabihandih, karena itu adalah shalatnya seluruh makhluk, dan Allah swt memberi nafkah dan rizki pada hamba hamba Nya dari kalimat itu (Adabul Mufrod oleh Imam Bukhari)

saya ijazahkan seluruh dzikir salafusshalih, semua doa Rijaalussanad dan semua doa dan dzikir dari seluruh para wali dan shalihin, munajat dan dzikir para Ahlusshiddiqiyyatul Kubra, kepada anda, Ijazah sempurna yg saya terima dari Guru Mulia kita Al Allamah Al Musnid Alhabib Umar bin hafidh yg sanadnya muttashil (bersambung) pada segenap para ulama, muhaddits, para wali dan shalihin. Ijazah ini mencakup seluruh surat dalam Alqur’an, wirid, dzikir, amalan sunnah, dan doa Nabi Muhammad saw dan doa para Nabi dan Doa seluruh Ummat Muhammad saw, dan seluruh Hamba Allah yg shalih. semoga anda selalu dalam kemuliaan Dzikir dan Cahya Munajat mereka. Amiin

saya Ijazahkan kepada anda sanad Alqur’anulkarim dalam tujuh Qira’ah, seluruh sanad hadits riwayat Imamussab’ah, seluruh sanad hadist riwayat Muhadditsin lainnya, seluruh fatwa dan kitab syariah dari empat Madzhab yaitu Syafii, Maliki, Hambali dan Hanafi, dan seluruh cabang ilmu islam, yg semua itu saya terima sanad ijazahnya dari Guru Mulia Al Allamah Al Musnid Alhabib Umar bin Hafidh, yg bersambung sanadnya kepada guru guru dan Imam Imam pada Madzhab Syafii dan lainnya, dan berakhir pada Rasulullah saw.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

2. Shalawat yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

==========

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan

ada waktunya semua orang yg rindu pada Rasul saw akan jumpa dg Rasul saw,

saya Ijazahkan pada anda sanad keguruan saya kepada anda, yg bersambung sanadnya kepada Guru Mulia kita, hingga Rasulullah saw, ia adalah bagai rantai emas terkuat yg tak bisa diputus dunia dan akhirat, jika bergerak satu mata rantai maka bergerak seluruh mata rantai hingga ujungnya, yaitu Rasulullah saw, semoga Allah swt selalu menguatkan kita dalam keluhuran dunia dan akhirat bersama guru guru kita hingga Rasul saw.

saya ijazahkan pada anda shalawat yg paling saya cintai, yg diajarkan langsung oleh Rasul saw pada saya dalam mimpi, yaitu :

ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD NABIYYIL UMMIY, WA ALA ALIHI WA SHAHBIHI WASALLAM


anda boleh membacanya kapan saja dan berapa saja tanpa batas waktu dan jumlah.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

Sumber : http://majelisrasulullah.org